Sekilas Sejarah Nissan di Indonesia

Sebagai salah satu perusahaan manufaktur mobil terbaik di dunia, perjalanan Nissan dimulai sejak tahun 1911 dibawah perusahaan bernama Kwaishinsha. Mobil pertama yang diproduksi bernama Dat, dengan segera perusahaan menggunakan nama DAT sebagai nama perusahaan dan nama Datsun saat mereka memproduksi mobil jenis baru disamping truk yang menjadi produksi utama mereka.

Mobil produksi mereka pun mulai masuk ke Indonesia pada era enam puluhan ketika mereka melakukan ekspansi ke seluruh Asia dan benua Amerika. Tentunya pada saat itu kita belum mengenal nama Nissan karena mereka masih memakai nama Datsun untuk mobil yang mereka produksi. Pada saat itu jumlah mobil yang mereka produksi khusus untuk pasar Indonesia, hanya sekitar 750 unit saja dan distribusinya dilakukan oleh agen tunggal mereka PT Indokarya.

Baca juga: Nissan, Mobil Terbaik Pilihan Keluarga Indonesia

Namun PT Indokarya tidak hanya berperan dalam melakukan distribusi, karena mulai tahun 1974 mereka pun memutuskan untuk memproduksi Datsun sendiri dengan menggunakan bahan-bahan lokal sebanyak 75% karena anjuran dari pemerintah meskipun produksi mereka baru mencapai 250 unit saja. Mulai tahun 1981 agen tunggal dari Nissan berpindah tangan ke perusahaan Wahana Wirawan dimana mereka mulai memproduksi mobil jeep serta taksi. Kemudian di tahun 1984 mereka membentuk perusahaan distribusi bernama Nayaka Wirawan, meskipun akhirnya dibeli oleh perusahaan Indomobil group dan mulai tahun 1989 Indocitra Buana menjadi perusahaan distribusinya.

Di era 90-an Nissan mulai memasarkan mobil dengan jenis sedan di kota-kota besar Indonesia yang makin memperkuat kedudukan Nissan sebagai salah satu manufaktur otomotif terbesar di Indonesia. Untuk memberikan layanan pasca penjualan yang baik, pada era 2000-an PT Indomobil mendirikan Trada Nasional yang dikhususkan untuk penjualan mobil bekas maupun baru, aksesoris, serta tentunya bengkel resmi dari Nissan.

Pada tahun 2001 Nissan bergabung dengan perusahaan otomotif dari Perancis bernama Renault maka dengan menggunakan koneksi yang dimiliki oleh Nissan, mobil Renault pun juga sudah mulai dipasarkan di Indonesia.

Baca juga: Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik 

Karena kata Nissan sendiri banyak sekali digunakan tidak hanya untuk nama perusahaannya tetapi juga untuk nama brand mobil yang mereka produksi, maka perusahaan menggunakan logo N dengan warna merah sebagai logo perusahaan dan badge lainnya untuk logo brand. Kemudian pada tahun 2013 Nissan menggunakan logo baru untuk mobilnya yang menggabungkan nama perusahaan serta nama brand diletakkan di bagian bawah logo. Untuk logo perusahaan sendiri juga menggunakan logo baru pada tahun yang sama.